Bali, hainews.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meraih peringkat Platinum dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang digelar oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).
Penghargaan diberikan karena Laporan Keberlanjutan yang disampaikan PTBA pada 2024 dinilai telah memenuhi Standar GRI (Global Reporting Initiative) 2021, peraturan OJK, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan standar lainnya serta telah diverifikasi oleh pihak ketiga berdasarkan Standar Jaminan Keberlanjutan: AA1000 dan ISAE 3000, sehingga memiliki kualitas dan kredibilitas tinggi di tiap upaya perusahan dalam aspek berkelanjutan.
Direktur SDM PTBA Ihsanuddin Usman menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas transparansi dan akuntabilitas PTBA dalam mendukung keberlanjutan.
“Penghargaan ini memotivasi kami untuk senantiasa memperkuat prinsip-prinsip keberlanjutan dalam upaya menghadirkan energi tanpa henti untuk Indonesia,” jelasnya.
Ia menekankan, penerapan konsep investasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environment, Social, and Governance/ESG) juga akan terus diperkuat agar kinerja perusahaan semakin positif.
“Dalam menjalankan kegiatan operasional, PTBA senantiasa mengacu pada Good Mining Practice dan berkomitmen untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Capaian ini akan terus ditingkatkan untuk mewujudkan visi PTBA menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan,” tuturnya.
Melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Sustainability, PTBA menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan. Salah satu program CSR PTBA yaitu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) irigasi untuk masyarakat, petani, sebagai program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian.
Program unggulan CSR PTBA lainnya bernama Desa Impian yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar beralih dari ketergantungan tambang ilegal menjadi ekonomi yang lebih sejahtera dan berkelanjutan melalui sektor agrikultur dan peternakan.
Program-program CSR itu tentunya menerapkan prinsip environment, social, governance management (ESG). Sehingga melahirkan program-program unggulan, yang tidak hanya memupuk kemitraan dengan masyarakat sekitar namun juga membina lingkungan agar tetap lestari.

