Palembang,hainews.id– SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menegaskan media massa memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menghadapi tantangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang memicu maraknya hoaks dan deepfake.
Pesan itu disampaikan dalam Pembekalan Media dan Apresiasi Kompetisi Jurnalistik Hulu Migas Sumsel 2026 di Hotel Emilia Palembang, Senin (29/6/2026).
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Syafei Syafri, mengatakan media merupakan mitra utama industri hulu migas dalam membangun pemahaman publik mengenai pentingnya ketahanan energi.
“Keberhasilan industri hulu migas tidak hanya ditentukan operasi di lapangan, tetapi juga dukungan dan pemahaman masyarakat yang dibangun melalui media,” ujarnya.
Syafei menyebut industri hulu migas berkontribusi terhadap investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, hingga pemberdayaan masyarakat. Karena itu, sinergi pemerintah, SKK Migas, KKKS, pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dan media menjadi kunci mencapai target produksi energi nasional.
Ia juga mengapresiasi hampir 100 karya yang masuk dalam Kompetisi Jurnalistik Hulu Migas Sumsel 2026 sebagai dokumentasi perjalanan industri migas di Sumatera Selatan.
Sementara itu, Direktur TV Muhammadiyah, Dr. Makroen Sanjaya, M.Sos., mengingatkan AI membawa peluang sekaligus ancaman bagi dunia jurnalistik. Menurutnya, teknologi deepfake membuat masyarakat semakin sulit membedakan informasi asli dan palsu.
“AI hanyalah alat. Hasilnya bergantung pada manusia yang menggunakannya,” tegas Makroen.
Meski AI mempercepat proses produksi berita, ia menekankan jurnalis tidak boleh meninggalkan prinsip verifikasi dan konfirmasi. “Check and recheck tetap menjadi roh jurnalistik. Informasi dari AI tidak boleh langsung dipercaya,” katanya.
Melalui pembekalan ini, SKK Migas berharap insan pers semakin memahami peran industri hulu migas sekaligus tetap menjaga independensi, akurasi, dan etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.(**)

