Bingung Cari Tempat Liburan, Ini 5 Tempat Wisata Bisa Dinikmati

Berita, Ragam218 Dilihat

Palembang, Hainews.id – Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi di pulau Sumatera yang kaya akan objek wisata. Objek wisata tersebut, tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Berikut dikutip Palembang Pos, Senin 22 Mei 2023, destinasi wisata unggulan di Sumsel yang bisa anda jadikan referensi sebagai tempat liburan bersama keluarga, rekan kerja dan bestie anda.

1. Jembatan Ampera
Jembatan Ampera yang membentang di atas Sungai Musi ini terletak di pusat kota Palembang yang merupakan akses penghubung Seberang Ulu dan Seberang Ilir.

Jembatan yang dibangun pada tahun 1962 dan diresmikan pada tahun 1965 ini, merupakan ikon Kota Palembang.

Jembatan Ampera memiliki panjang 1.117 meter dan lebar 22 meter. Tinggi Jembatan Ampera dari atas permukaan air 11,5 meter. Sementara ketinggian menara mencapai 63 meter dari tanah. Jarak antar-menara sekitar 75 meter dan berat berkisar 944 ton.

Pada awalnya, Jembatan Ampera di bagian tengah dapat diangkat agar kapal besar bisa melintas. Namun aktivitas pengangkatan itu dihentikan pada 1970 dengan alasan kelancaran lalu lintas di atasnya. Selanjutnya pada 1990, bandul pemberat untuk pengangkatan bagian tengah dilepaskan dengan alasan keamanan.

Jembatan Ampera dibangun pada 1962 di masa pemerintahan orde lama. Jembatam Ampera dibangun menggunakan dana rampasan perang dari Jepang. Selain itu, konstruksi jembatan juga dilakukan oleh perusahaan dan ahli dari Jepang.

2. Pulau Kemaro

Pulau Kemaro merupakan sebuah Delta kecil di Sungai Musi dan terletak 6 kilometer dari Jembatan Ampera.

Pulau Kemaro adalah tempat rekreasi yang terkenal di Sungai Musi. Di tempat ini terdapat sebuah vihara cina dan klenteng Hok Tjing Rio.

Pulau Kemaro juga disebut sebagai tempat yang melegenda karena cerita unik dan keistimewaannya.

Nama Pulau Kemaro berasal dari kata ‘Kemarau’, karena pulau ini tidak pernah tenggelam atau terendam meskipun air Sungai Musi sedang pasang.

Asal usul Pulau Kemaro ini yakni dari kisah legenda cinta Siti Fatimah dan Tan Bun An.

Siti Fatimah dikisahkan sebagai keturunan Raja Sriwijaya yang menganut agama Islam, sedangkan Tan Bun An yang merupakan putra Raja Tionghoa adalah penganut umat Buddha.

Meskipun mereka beda keyakinan dan etnis, tidak menjadi kendala bagi keduanya untuk merajut hubungan hingga ke jenjang pernikahan. Tan Bun An lalu memboyong sang pujaan hati ke negara asalnya untuk meminta restu dari orangtuanya.

Sesampai di Palembang, Tan Bun An ingin melihat hadiah emas di dalam guci yang diberikan orangtuanya. Namun, betapa terkejutnya Tan Bun An yang dilihatnya adalah sayuran sawi-sawi yang sudah membusuk.

3. Danau Ranau

Danau terbesar ke dua di pulau Sumatera ini terletak di Bandar Agung Ranau Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan.

Di Danau Ranau memiliki keindahan alam yang eksotis, disini anda dapat menikmati hawa sejuk sambil berperahu di tengah danau.

Saat kita melihat pemandangan alam yang indah, maka hati dan pikiran akan lebih senang.

Ditambah lagi, udara yang ada di wisata danau sangat sejuk dan segar. Inilah yang bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks.

Seperti halnya tempat-tempat wisata alam lainnya yang ada di Indonesia, wisata Danau Ranau juga menyimpan sebuah legenda rakyat yang hingga kini masih dipercaya oleh masyarakat setempat.

Danau Ranau yang memiliki luas sekitar 125,9 kilometer persegi ini terbentuk dari dampak gempa besar dan semburan vulkanik dari gunung berapi yang berada di sekitarnya.

Ada sebuah legenda tentang terbentuknya Danau Ranau.

Legenda ini dikenal masyarakat setempat dengan nama Cerita Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat.

Jadi pada zaman dahulu ada dua pendekar yang bernama Si Mata Empat dan Si Pahit Lidah yang sama-sama ingin membuktikan kepada masyarakat kalau dirinya yang terhebat.

Keduanya bertarung dan tewas di bawah pohon aren tersebut. Setelah meninggalnya Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat, di bawah pohon aren muncul sumber mata air.

4. Gunung Dempo

Gunung Dempo terletak di perbatasan provinsi Sumatera Selatan dan provinsi Bengkulu tepatnya di kota dingin penghasil kopi robusta yang terkenal enak, yaitu Kota Pagaralam. Gunung Dempo terletak di kota Pagaralam, dengan jarak tempuh darat sekitar 7 jam dari Palembang, ibukota provinsi Sumatera Selatan.

Sesuai dengan namanya, Kota Pagaralam dikelilingi oleh pegunungan Bukit Barisan dan yang tertinggi adalah Gunung Dempo.

Untuk mencapai lokasi, dari terminal Pagar Alam terlebih dulu mencarter mobil/taksi jurusan Pabrik Teh PTPN VII Persero yang jaraknya mencapai 8 km dari terminal. Mobil carteran akan tiba ke desa terdekat dari puncak gunung Dempo bernama Kampung 4 yang dapat memakan waktu lebih dari 20 menit karena jalannya cukup terjal dan berkelok melewati hamparan kebun teh hijau. Dari sana, proses pendakian dapat dimulai.

Gunung yang memiliki ketinggian 3.159 mdpl ini merupakan gunung berapi aktif, yang terletak di Kota Pagaralam.

Daya aktif utama gunung ini, adalah kawah gunungnya yang warnanya bisa berubah-ubah dari abu-abu, biru dan hijau tua.

5. Air Terjun Temam

Kota Lubuklinggau merupakan sebuah kota setingkat Kabupaten yang terletak paling barat dari wilayah Provinsi Sumatera Selatan, juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Di kota Lubuklinggau banyak sekali tempat wisata yang wajib kamu kunjungi, diantaranya Masjid Agung As-salam Musi Rawas, Air Terjun Takli, Air Terjun Curug Layang, waterVang Lubuklinggau, dan Air Terjun Temam.

Tempat wisata yang ada menghadirkan tema yang beragam, mulai dari yang bertema religi, pendidikan bahkan yang bertema alam, semuanya ada di Lubuklinggau.

Kali ini saya akan membahas salah satu air terjun yang ada di Lubuklinggau, yang bernama Air Terjun Temam. Cara untuk mencapai lokasi Air Terjun Temam tidaklah sulit, meskipun begitu Air Terjun Temam memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Air terjun ini terletak di Kekurahan Rahma Kecamatan Lubuklinggau Selatan Kota Lubuklinggau.

Air terjun ini memiliki ketinggian 12 meter dan leber 26 meter, dengan banyak bebatuan alam serta pepohonan yang hijau. (**)