Karnaval HUT ke-78 RI, Camat Tebing Tinggi : Bukan Juara Yang Kami Incar

Berita, Empat Lawang19 Dilihat

TEBING TINGGI, Hainews.id – Hari ini Tebing Tinggi sebagai ibukota Empat Lawang diramaikan oleh lomba mobil hias dan karnaval yang diikuti mulai dari pelajar (TK, SD, SMP dan SMA sederajat), masyarakat umum atau organisasi masyarakatan, Kecamatan, OPD, Instansi vertikal.

Kecamatan Tebing Tinggi sendiri mendapatkan nomor urut 60 sebagai peserta. Sepanjang jalan mulai dari start di pulo Mas hingga finish di depan SD Negeri 8 Tebing Tinggi ribuan masyarakat Empat Lawang menyaksikan momen perlombaan tersebut.

Tebing sendiri mengangkat Sedekah Tengkat sebagai tema karnaval. Barisan dimulai dari 5 gadis cantik yang menggunakan baju kurung warna hitam dengan bawahan berupa kain coklat tua dengan motif biji kopi berselempang bertulis duta sedekah tengkat.

Karnaval HUT ke-78 RI di Tebing Tinggi, Empat Lawang
Karnaval HUT ke-78 RI di Tebing Tinggi, Empat Lawang

Diikuti barisan gadis berbaju kurung hijau dengan songket hijau bawahannya serta berjilbab hijau.

Selanjutnya diiringi dengan gadis berkebaya warna warni. Semuanya membawa tengkat (rantang). Dibelakangnya diisi isteri para kades dengan baju kaos biru jilbab merah.

Sementara para kades memakai baju tactical hitam hitam. “Bukan juara yang kami incar, tapi yang penting konsep sedekah tengkat sampai kemasyarakat untuk dilaksanakan,” ucap Camat Tebing Tinggi Noperman Subhi.

Konsepnya meminta masyarakat yang sedekah untuk memberikan menu yang disajikan kepada kaum dhuafa agar bisa dinikmati yang diberikan dalam sebuah rantang.

Selain dihibur dengan nyanyian dan gerak dari peserta karnaval utusan kecamatan Tebing tinggi khususnya anak-anak terhibur dengan adanya 2 badut yang menjadi bagian peserta dari Tebing Tinggi.

Ketua TP PKK Tebing Tinggi Leli Susanti mengatakan, “hari ini kami bangga dapat menghibur masyarakat Tebing Tinggi dan mengenalkan kembali program sedekah tengkat dan Semoga berkenan dihati masyarakat,”

“Ado-ado bae kecamatan Tebing Tinggi pawai bawa rantang,” kata masyarakat yang menonton. (**)