Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN Lakukan Penanaman 1.300 Pohon

Berita, Daerah86 Dilihat

Palembang, hainews.id – PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palembang dan Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) berkolaborasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan melakukan penanaman 1.300 pohon dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati tahun 2023.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Palembang pada Selasa (23/05) ini dibuka dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima bibit pohon dari PLN UPT Palembang dan UP2B Sumbagsel kepada Kepala BKSDA Sumatera Selatan dan dilanjutkan dengan serah terima pohon secara simbolis yang terdiri dari pohon pulai, nangka dan petai.

Mewakili manajemen PLN UPT Palembang, Edison Batavia Sagala menuturkan penanaman pohon tersebut bertujuan untuk mendukung kelestarian alam. “Harapannya kegiatan ini tidak hanya dilakukan pada saat momen peringatan Hari Keanekaragaman Hayati saja, tapi menjadi suatu kebiasaan,” ujarnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Antonius August Achilies, Manager UP2B Sumbagsel bahwa hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian PLN terhadap lingkungan. “Kedepannya kita perlu melakukan peninjauan kembali,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BKSDA yang sudah mau berkolaborasi dengan PLN dalam penanaman pohon di Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Palembang ini. “Semoga kedepannya penghijauan di Sumatera Selatan terus berjalan dan lebih baik lagi,” tambah August.

Kepala BKSDA Sumatera Selatan, Ujang Wisnu Barata dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Kami menyambut baik dukungan PLN dalam rangka pelaksanaan pemulihan ekosistem yang menjadi salah satu tugas dan fungsi BKSDA Sumsel dalam pengelolaan kawasan konservasi di Provinsi Sumatera Selatan,” tuturnya.

Acara ditutup dengan penanaman pohon serentak sebanyak 100 pohon sebagai simbolis oleh pihak PLN bersama BKSDA di Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu, sedangkan sisanya 1200 akan ditanam di hutan konservasi di wilayah Sumatera Selatan. (**)