PLN MOBILE Goes to School, Siswa Pintar Pakai Aplikasi Pintar

Berita, Pendidikan76 Dilihat

Argamakmur, hainews.id – Memperkenalkan layanan digital PLN Mobile kepada para pelajar, PLN Unit Layanan Pelanggan Argamakmur melaksanakan Program PLN Mobile Goes to School ke SMA Negeri 1 Kabupaten Bengkulu Utara.

Mengusung tema “Siswa Pintar Pakai Aplikasi Pintar”, PLN mengajak para pelajar untuk menggunakan smart apps PLN Mobile yang dapat mempermudah urusan kelistrikan. Berbagai fitur seperti beli token, bayar listrik, ubah daya, pasang sementara, catat meter, serta pengaduan tersedia di PLN Mobile yang mampu membuat para pelajar lebih “pintar” dalam urusan kelistrikan.

Manajer ULP Argamakmur, Fahmi Ramadhona menyampaikan, selain untuk memperkenalkan proses bisnis dan layanan PLN, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kelistrikan di kalangan pelajar. Edukasi bahaya listrik disampaikan oleh Team Leader K3L dan Keamanan, Amdaniel Marbun

“Kami ingin memperkenalkan layanan PLN yang dapat diakses melalui aplikasi New PLN Mobile kepada adik-adik pelajar sehingga menjadi lebih pintar dalam urusan kelistrikan. Selain itu, kami juga ingin memberikan edukasi tentang bahaya listrik agar dapat menjadi perhatian adik-adik dan aman menggunakan listrik” kata Fahmi.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bengkulu Utara, Syafroddin, menyampaikan terima kasih atas kunjungan PLN kali ini.

“Kami mendapatkan informasi yang berharga mengenai layanan PLN dalam kegiatan ini. Rupanya, saat ini PLN sudah punya aplikasi pintar dengan berbagai menu andalan layanan kelistrikan. Bahkan, informasi promo, marketplace, dan SLO sudah bisa diakomodir melalui Layanan Satu Pintu PLN Mobile” ungkap Syahfroddin.

General Manager PLN UID S2JB, Amris Adnan mengatakan, pihaknya secara konsisten memperkenalkan aplikasi PLN Mobile ini kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin digitalisasi layanan melalui PLN Mobile ini tidak hanya dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat hingga kalangan pelajar, tetapi benar-benar digunakan. Setelah digunakan, kami berharap ada feed back dari masyarakat agar aplikasi ini dapat terus dikembangkan secara dinamis sehingga mampu membantu urusan kelistrikan secara cepat dan tuntas,” ujar dia.

“Tidak hanya itu, sosialisasi yang kami sampaikan kepada para pelajar juga mengemban misi edukasi untuk memberikan pengetahuan mengenai bahaya listrik, sehingga masyarakat dapat lebih aware dan bisa bersinergi dengan PLN dalam mencegah timbulnya bahaya listrik” pungkas Amris. (**)